Sabtu, 26 Februari 2011
saya bangga menjadi anak Indonesia
Saya bangga menjadi salah satu anak bangsa indonesia karna di indonesia ada satu dari 7 keajaiban dunia yakni candi borobudur yang terletak di daerah yogyakarta yang bangunannya mncapai 14.000m2 dan ketinggian candi 35,29m candi tersebut tak kurang dari 2juta balok batu andesit atau setara dengan 500.000m2 berat keseluruhan candi mencapai 3.5 juta ton . tak cuma itu banyak candi-candi lainnya seperti candi prambanan candi mendut di magelang dan candi gunung sari yang menjadi salah satu kunjungan para turis . saya bangga tinggal di Indonesia karna mayoritas Indonesia memeluk agama islam dan Indonesia adalah Negara hukum . dan tak cuma itu saja Indonesia juga mempunyai banyak rempah-rempah yang Negara lain mungkin tidak punya . bahkan banyak pulau-pulau yang kecil yang indah akan karang-karangnya dan kekayaan yang ada didalam laut seperti bali . bali adalah salah satu tempat wisata terpopuler di mancanegara banyak sekali turis-turis asing yang datang berkujung dan menetap disana . Indonesia juga mempunyai kebanggaan lain misalnya batik . banyak orang-orang luar yang ingin tahu tentang cara membuat batik itu sendiri , dan pada intinya saya tiak menyesal lahir di Indonesia dan menjadi salah satu anak Indonesia .
saya bangga menjadi anak Indonesia
Saya bangga menjadi salah satu anak bangsa indonesia karna di indonesia ada satu dari 7 keajaiban dunia yakni candi borobudur yang terletak di daerah yogyakarta yang bangunannya mncapai 14.000m2 dan ketinggian candi 35,29m candi tersebut tak kurang dari 2juta balok batu andesit atau setara dengan 500.000m2 berat keseluruhan candi mencapai 3.5 juta ton . tak cuma itu banyak candi-candi lainnya seperti candi prambanan candi mendut di magelang dan candi gunung sari yang menjadi salah satu kunjungan para turis . saya bangga tinggal di Indonesia karna mayoritas Indonesia memeluk agama islam dan Indonesia adalah Negara hukum . dan tak cuma itu saja Indonesia juga mempunyai banyak rempah-rempah yang Negara lain mungkin tidak punya . bahkan banyak pulau-pulau yang kecil yang indah akan karang-karangnya dan kekayaan yang ada didalam laut seperti bali . bali adalah salah satu tempat wisata terpopuler di mancanegara banyak sekali turis-turis asing yang datang berkujung dan menetap disana . Indonesia juga mempunyai kebanggaan lain misalnya batik . banyak orang-orang luar yang ingin tahu tentang cara membuat batik itu sendiri , dan pada intinya saya tiak menyesal lahir di Indonesia dan menjadi salah satu anak Indonesia .
Minggu, 26 Desember 2010
"The Silent Killer".
Kanker serviks adalah penyakit kanker yang terjadi pada daerah leher rahim. Yaitu daerah pada organ reproduksi wanita yang merupakan pintu masuk ke arah rahim. Letaknya antara rahim (uterus) dengan liang senggama wanita (vagina).
Penyebab Kanker Serviks adalah disebabkan infeksi virus HPV (human papillomavirus) atau virus papiloma manusia. HPV menimbulkan kutil pada pria maupun wanita, termasuk kutil pada kelamin, yang disebut kondiloma akuminatum. Hanya beberapa saja dari ratusan varian HPV yang dapat menyebabkan kanker. Kanker serviks atau kanker leher rahim bisa terjadi jika terjadi infeksi yang tidak sembuh-sembuh untuk waktu lama. Sebaliknya, kebanyakan infeksi HPV akan hilang sendiri, teratasi oleh sistem kekebalan tubuh.
Kanker serviks menyerang daerah leher rahim atau serviks yang disebabkan infeksi virus HPV (human papillomavirus) yang tidak sembuh dalam waktu lama. Jika kekebalan tubuh berkurang, maka infeksi HPV akan mengganas dan bisa menyebabkan terjadinya kanker serviks. Gejalanya tidak terlalu kelihatan pada stadium dini
Gejala2 nya :
1. Keputihan atau mengeluarkan sedikit darah setelah melakukan hubungan intim
2. adanya cairan kekuningan yang berbau di area genital juga bisa menjadi petunjuk infeksi HPV
3. perdarahan di luar siklus menstruasi.
4. penurunan berat badan drastis.
5. Apabila kanker sudah menyebar ke panggul, maka pasien akan menderita keluhan nyeri punggung
6. juga hambatan dalam berkemih, serta pembesaran ginjal.
Risiko menderita kanker serviks adalah wanita yang aktif berhubungan seks sejak usia sangat dini, yang sering berganti pasangan seks, atau yang berhubungan seks dengan pria yang suka berganti pasangan. Faktor penyebab lainnya adalah menggunakan pil KB dalam jangka waktu lama atau berasal dari keluarga yang memiliki riwayat penyakit kanker .
“HINDARILAH MELAKUKAN HUBUNGAN INTIM DAN HATI-HATILAH DENGAN PEMBALUT WANITA YANG BISA MENYEBABKAN THE SILENT KILLER “
Kanker serviks menyerang daerah leher rahim atau serviks yang disebabkan infeksi virus HPV (human papillomavirus) yang tidak sembuh dalam waktu lama. Jika kekebalan tubuh berkurang, maka infeksi HPV akan mengganas dan bisa menyebabkan terjadinya kanker serviks. Gejalanya tidak terlalu kelihatan pada stadium dini
Gejala2 nya :
1. Keputihan atau mengeluarkan sedikit darah setelah melakukan hubungan intim
2. adanya cairan kekuningan yang berbau di area genital juga bisa menjadi petunjuk infeksi HPV
3. perdarahan di luar siklus menstruasi.
4. penurunan berat badan drastis.
5. Apabila kanker sudah menyebar ke panggul, maka pasien akan menderita keluhan nyeri punggung
6. juga hambatan dalam berkemih, serta pembesaran ginjal.
Risiko menderita kanker serviks adalah wanita yang aktif berhubungan seks sejak usia sangat dini, yang sering berganti pasangan seks, atau yang berhubungan seks dengan pria yang suka berganti pasangan. Faktor penyebab lainnya adalah menggunakan pil KB dalam jangka waktu lama atau berasal dari keluarga yang memiliki riwayat penyakit kanker .
“HINDARILAH MELAKUKAN HUBUNGAN INTIM DAN HATI-HATILAH DENGAN PEMBALUT WANITA YANG BISA MENYEBABKAN THE SILENT KILLER “
Sabtu, 25 Desember 2010
A.Perkembangan ilmu ekonomi di Indonesia
Pertumbuhan koperasi di Indonesia dimulai sejak tahun 1896 yang selanjutnya berkembang dari waktu ke waktu sampai sekarang. Perkembangan koperasi di Indonesia mengalami pasang naik dan turun dengan titik berat lingkup kegiatan usaha secara menyeluruh yang berbeda-beda dari waktu ke waktu sesuai dengan iklim lingkungannya. Jikalau pertumbuhan koperasi yang pertama di Indonesia menekankan pada kegiatan simpan-pinjam (Soedjono 1983, h.7) maka selanjutnya tumbuh pula koperasi yang menekankan pada kegiatan penyediaan barang-barang konsumsi dan dan kemudian koperasi yang menekankan pada kegiatan penyediaan barang-barang untuk keperluan produksi. Perkembangan koperasi dari berbagai jenis kegiatan usaha tersebut selanjutnya ada kecenderungan menuju kepada suatu bentuk koperasi yang memiliki beberapa jenis kegiatan usaha. Koperasi serba usaha ini mengambil langkah-langkah kegiatan usaha yang paling mudah mereka kerjakan terlebih dulu, seperti kegiatan penyediaan barang-barang keperluan produksi bersama-sama dengan kegiatan simpan-pinjam ataupun kegiatan penyediaan barang-barang keperluan konsumsi bersama-sama dengan kegiatan simpan-pinjam dan sebagainya. ( http://www.dataworks-indonesia.com/resource/cooperative/index.php?act=article&id=673&title=Artikel%20Tentang%20Koperasi&title2=Pertumbuhan%20Koperasi%20di%20Indonesia)
Di Indonesia ,koperasi menjadi salah satu unit ekonomi yang punya peran besar dalam memakmurkan negara ini sejak zaman penjajahan sampai sekarang. Hanya saja perkembangan koperasi di Indonesia walaupun terbilang lumayan pesat tetapi pekembanganya tidak sepesat di negara – negara maju (http://operedzone.wordpress.com/2008/07/16/realita-koperasi-indonesia/)
B. Jumlah Koperasi
1.DKI Jakarta
•Koperasi Mitra Sejahtera Jl. Tunjung Raya No.28 Tomang Jakarta Barat
•Induk Koperasi TNI Angkatan Darat(Inkopad) Inkopad Building,Jl. Letjen. S. Parman Kav. 97,Jakarta Barat 11480,Indonesia Fax.(021) 5658994 Telp.(021) 5658514
•Kementrian Negara Koperasi Jl. Medan Merdeka Barat No. 3 Jakarta Pusat 10110
•Koperasi Primer Maritim Karyawan Kantor Pusat DitJenLa Jl. Gunung Sahari No. 72,Jakarta Pusat 10610,Indonesia Fax.(021) 4240149 Telp.(021) 424014
•Armada RI Kawasan Barat Pusat Koperasi (Kopal) TNI AL Sunter Complex,Jl. Tabah Raya No. 19,Jakarta Utara 14240,Indonesia Fax.(021) 4515758 Telp.(021) 4515758, Telp.(021) 4515760
•Induk Koperasi Angkatan Laut (Inkopal) Gading Marina Inkopal Building, 2nd Floor,Jl. Boulevard Barat Raya No. 1, Kelapa Gading,Jakarta Utara 14240,Indonesia Fax.(021) 4516850 Telp.(021) 4516847, Telp.(021) 4516848, Telp.(021) 4516749
•Induk Koperasi Angkutan Udara (INKOPAU) TNI AU Triloka Complex Block A No. 9-B,Jl. Raya Pasar Minggu,Jakarta Selatan 12780,Indonesia Fax.(021) 7943989 Telp.(021) 7990491, Telp.(021) 7990486
•Koperasi Pembiayaan Indonesia Jl. Tegal Parang Utara No. 3, Mampang Prapatan,Jakarta Selatan 12790,Indonesia Fax.(021) 7902411 Telp.(021) 7982367
•Koperasi Karyawan Pulomas (KOPKARMAS), PT. Pulomas Satu Building II, Ground Floor,Jl. Jend. A. Yani No. 2, Pulomas,Jakarta Timur 13210,Indonesia Fax.(021) 47866962 Telp.(021) 47866962
•Koperasi Karyawan Pulomas (KOPKARMAS), PT. Pulomas Satu Building II, Ground Floor,Jl. Jend. A. Yani No. 2, Pulomas,Jakarta Timur 13210,Indonesia Fax.(021) 47866962 Telp.(021) 47866962
2. Bagian Jawa
•Koperasi Produksi Brian Jl. Terusan Kiaracondong No. 40,Bandung 40287 Jawa Barat,Indonesia Jawa Barat Fax.(022) 7565295 Telp.(022) 7563063
•Koperasi Warga Batan (Kowaba) Jl. Taman Sari No. 71,Bandung 40132 Jawa Barat,Indonesia Jawa Barat Fax.(022) 2504081 Telp.(022) 2504771
•Aneka Usaha (Koperasi Pegawai Negeri) Jl. Ketintang Baru II No. 1,Surabaya 60231 Jawa Timur,Indonesia Jawa Timur Fax.(031) 8285265,Fax.(031) 8285262 Telp.(031) 8290818
•Koperasi PTP N-12 Jl. Rajawali No. 44,Surabaya 60176 Jawa Timur,Indonesia Jawa Timur Fax.(031) 3534389 Telp.(031) 3524893, Telp.(031) 3524895, Telp.(031) 3522360
3. Sumatra
•UPTD Balai Diklat Koperasi & Pengusaha Kecil Jl. Letjen. S. Parman No. 211,Padang Sumatera Barat,Indonesia Sumatera Barat Telp.(0751) 51585
•Dewan Koperasi Indonesia Sumatera Barat (Dekopin Sumbar) Jl. Letjen. S. Parman No. 211,Padang Sumatera Barat,Indonesia Sumatera Barat Telp.(0751) 55392
•Lembaga Pendidikan Perkoperasian Dewan Koperasi Indonesia Wilayah Sumatera Utara (LAPENKOP DEKOPIN)Balatkop Building,Jl. Jend. Gatot Subroto Km. 8.5 Gang Koperasi No. 1,Medan 20112 Sumatera Utara,Indonesia Sumatera Utara Fax.(061) 8452044 Telp.(061) 8452044
•Badan Koordinasi Koperasi Kredit Daerah Pasar Sumatera Utara (BK3D Sumut) Jl. Melanthon Siregar No. 151/Blk,Pematang Siantar 21128 Sumatera Utara,Indonesia Sumatera Utara Fax.(0622) 23872 Telp.(0622) 25978
Pertumbuhan koperasi di Indonesia dimulai sejak tahun 1896 yang selanjutnya berkembang dari waktu ke waktu sampai sekarang. Perkembangan koperasi di Indonesia mengalami pasang naik dan turun dengan titik berat lingkup kegiatan usaha secara menyeluruh yang berbeda-beda dari waktu ke waktu sesuai dengan iklim lingkungannya. Jikalau pertumbuhan koperasi yang pertama di Indonesia menekankan pada kegiatan simpan-pinjam (Soedjono 1983, h.7) maka selanjutnya tumbuh pula koperasi yang menekankan pada kegiatan penyediaan barang-barang konsumsi dan dan kemudian koperasi yang menekankan pada kegiatan penyediaan barang-barang untuk keperluan produksi. Perkembangan koperasi dari berbagai jenis kegiatan usaha tersebut selanjutnya ada kecenderungan menuju kepada suatu bentuk koperasi yang memiliki beberapa jenis kegiatan usaha. Koperasi serba usaha ini mengambil langkah-langkah kegiatan usaha yang paling mudah mereka kerjakan terlebih dulu, seperti kegiatan penyediaan barang-barang keperluan produksi bersama-sama dengan kegiatan simpan-pinjam ataupun kegiatan penyediaan barang-barang keperluan konsumsi bersama-sama dengan kegiatan simpan-pinjam dan sebagainya. ( http://www.dataworks-indonesia.com/resource/cooperative/index.php?act=article&id=673&title=Artikel%20Tentang%20Koperasi&title2=Pertumbuhan%20Koperasi%20di%20Indonesia)
Di Indonesia ,koperasi menjadi salah satu unit ekonomi yang punya peran besar dalam memakmurkan negara ini sejak zaman penjajahan sampai sekarang. Hanya saja perkembangan koperasi di Indonesia walaupun terbilang lumayan pesat tetapi pekembanganya tidak sepesat di negara – negara maju (http://operedzone.wordpress.com/2008/07/16/realita-koperasi-indonesia/)
B. Jumlah Koperasi
1.DKI Jakarta
•Koperasi Mitra Sejahtera Jl. Tunjung Raya No.28 Tomang Jakarta Barat
•Induk Koperasi TNI Angkatan Darat(Inkopad) Inkopad Building,Jl. Letjen. S. Parman Kav. 97,Jakarta Barat 11480,Indonesia Fax.(021) 5658994 Telp.(021) 5658514
•Kementrian Negara Koperasi Jl. Medan Merdeka Barat No. 3 Jakarta Pusat 10110
•Koperasi Primer Maritim Karyawan Kantor Pusat DitJenLa Jl. Gunung Sahari No. 72,Jakarta Pusat 10610,Indonesia Fax.(021) 4240149 Telp.(021) 424014
•Armada RI Kawasan Barat Pusat Koperasi (Kopal) TNI AL Sunter Complex,Jl. Tabah Raya No. 19,Jakarta Utara 14240,Indonesia Fax.(021) 4515758 Telp.(021) 4515758, Telp.(021) 4515760
•Induk Koperasi Angkatan Laut (Inkopal) Gading Marina Inkopal Building, 2nd Floor,Jl. Boulevard Barat Raya No. 1, Kelapa Gading,Jakarta Utara 14240,Indonesia Fax.(021) 4516850 Telp.(021) 4516847, Telp.(021) 4516848, Telp.(021) 4516749
•Induk Koperasi Angkutan Udara (INKOPAU) TNI AU Triloka Complex Block A No. 9-B,Jl. Raya Pasar Minggu,Jakarta Selatan 12780,Indonesia Fax.(021) 7943989 Telp.(021) 7990491, Telp.(021) 7990486
•Koperasi Pembiayaan Indonesia Jl. Tegal Parang Utara No. 3, Mampang Prapatan,Jakarta Selatan 12790,Indonesia Fax.(021) 7902411 Telp.(021) 7982367
•Koperasi Karyawan Pulomas (KOPKARMAS), PT. Pulomas Satu Building II, Ground Floor,Jl. Jend. A. Yani No. 2, Pulomas,Jakarta Timur 13210,Indonesia Fax.(021) 47866962 Telp.(021) 47866962
•Koperasi Karyawan Pulomas (KOPKARMAS), PT. Pulomas Satu Building II, Ground Floor,Jl. Jend. A. Yani No. 2, Pulomas,Jakarta Timur 13210,Indonesia Fax.(021) 47866962 Telp.(021) 47866962
2. Bagian Jawa
•Koperasi Produksi Brian Jl. Terusan Kiaracondong No. 40,Bandung 40287 Jawa Barat,Indonesia Jawa Barat Fax.(022) 7565295 Telp.(022) 7563063
•Koperasi Warga Batan (Kowaba) Jl. Taman Sari No. 71,Bandung 40132 Jawa Barat,Indonesia Jawa Barat Fax.(022) 2504081 Telp.(022) 2504771
•Aneka Usaha (Koperasi Pegawai Negeri) Jl. Ketintang Baru II No. 1,Surabaya 60231 Jawa Timur,Indonesia Jawa Timur Fax.(031) 8285265,Fax.(031) 8285262 Telp.(031) 8290818
•Koperasi PTP N-12 Jl. Rajawali No. 44,Surabaya 60176 Jawa Timur,Indonesia Jawa Timur Fax.(031) 3534389 Telp.(031) 3524893, Telp.(031) 3524895, Telp.(031) 3522360
3. Sumatra
•UPTD Balai Diklat Koperasi & Pengusaha Kecil Jl. Letjen. S. Parman No. 211,Padang Sumatera Barat,Indonesia Sumatera Barat Telp.(0751) 51585
•Dewan Koperasi Indonesia Sumatera Barat (Dekopin Sumbar) Jl. Letjen. S. Parman No. 211,Padang Sumatera Barat,Indonesia Sumatera Barat Telp.(0751) 55392
•Lembaga Pendidikan Perkoperasian Dewan Koperasi Indonesia Wilayah Sumatera Utara (LAPENKOP DEKOPIN)Balatkop Building,Jl. Jend. Gatot Subroto Km. 8.5 Gang Koperasi No. 1,Medan 20112 Sumatera Utara,Indonesia Sumatera Utara Fax.(061) 8452044 Telp.(061) 8452044
•Badan Koordinasi Koperasi Kredit Daerah Pasar Sumatera Utara (BK3D Sumut) Jl. Melanthon Siregar No. 151/Blk,Pematang Siantar 21128 Sumatera Utara,Indonesia Sumatera Utara Fax.(0622) 23872 Telp.(0622) 25978
Selasa, 23 November 2010
Rokok Adalah ….
Rokok adalah benda beracun yang memberi efek santai dan sugesti merasa lebih jantan. Di balik kegunaan atau manfaat rokok yang secuil itu terkandung bahaya yang sangat besar bagi orang yang merokok maupun orang di sekitar perokok yang bukan perokok.
1. Asap rokok mengandung kurang lebih 4000 bahan kimia yang 200 diantaranya beracun dan 43 jenis lainnya dapat menyebabkan kanker bagi tubuh. Beberapa zat yang sangat berbahaya yaitu tar, nikotin, karbon monoksida, dsb.
2. Asap rokok yang baru mati di asbak mengandung tiga kali lipat bahan pemicu kanker di udara dan 50 kali mengandung bahan pengeiritasi mata dan pernapasan. Semakin pendek rokok semakin tinggi kadar racun yang siap melayang ke udara. Suatu tempat yang dipenuhi polusi asap rokok adalah tempat yang lebih berbahaya daripada polusi di jalanan raya yang macet.
3. Seseorang yang mencoba merokok biasanya akan ketagihan karena rokok bersifat candu yang sulit dilepaskan dalam kondisi apapun. Seorang perokok berat akan memilih merokok daripada makan jika uang yang dimilikinya terbatas.
4. Harga rokok yang mahal akan sangat memberatkan orang yang tergolong miskin, sehingga dana kesejahteraan dan kesehatan keluarganya sering dialihkan untuk membeli rokok. Rokok dengan merk terkenal biasanya dimiliki oleh perusahaan rokok asing yang berasal dari luar negeri, sehingga uang yang dibelanjakan perokok sebagaian akan lari ke luar negeri yang mengurangi devisa negara. Pabrik rokok yang mempekerjakan banyak buruh tidak akan mampu meningkatkan taraf hidup pegawainya, sehingga apabila pabrik rokok ditutup para buruh dapat dipekerjakan di tempat usaha lain yang lebih kreatif dan mendatangkan devisa.
5. Sebagian perokok biasanya akan mengajak orang lain yang belum merokok untuk merokok agar merasakan penderitaan yang sama dengannya, yaitu terjebak dalam ketagihan asap rokok yang jahat. Sebagian perokok juga ada yang secara sengaja merokok di tempat umum agar asap rokok yang dihembuskan dapat terhirup orang lain, sehingga orang lain akan terkena penyakit kanker.
6. Kegiatan yang merusak tubuh adalah perbuatan dosa, sehingga rokok dapat dikategorikan sebagai benda atau barang haram yang harus dihindari dan dijauhi sejauh mungkin. Ulama atau ahli agama yang merokok mungkin akan memiliki persepsi yang berbeda dalam hal ini.
Dan pengaruh rokok bagi wanita
pengaruh rokok terhadap sistem reproduksi wanita bukan tidak ada. Wanita perokok memiliki risiko menjadi infertil (mandul) dan kemungkinan menopause lebih awal. Bahkan sering terjadi hamil di luar kandungan, hingga bayi dengan berat badan rendah.
Bukan hanya itu wanita perokok juga sangat dimungkinkan terserang kanker mulut rahim, pendarahan tekanan darah tinggi, dan berisiko mendapatkan bayi lahir cacat.
Disisi lain risiko penyakit jantung pada wanita perokok lebih tinggi, terutama pada mereka yang menggunakan kontrasepsi oral.
Penelitian yang dilakukan oleh Dr. Olson juga menunjukkan bahwa para wanita yang mulai merokok sebelum mengalami kehamilan pertama akan memiliki risiko terkena kanker payudara setelah masa menopause.
Sementara bagi wanita yang mengawali kebiasaan merokok setelah melahirkan anak pertama tidak memiliki kecenderungan terkena kanker payudara bila dibandingkan dengan mereka yang tidak pernah merokok.
Bagaimana cara menghilangkanya ????
Untuk dapat berhenti merokok harus dimulai dengan merubah sikap dan pola pikir mengenai rokok. Rokok bersifat adiktif atau candu. Dan adiksi selalu berkaitan dengan penyangkalan. Kita seringkali menggunakan penyangkalan saat harus dihadapkan pada pilihan untuk berhenti merokok
Rokok adalah benda beracun yang memberi efek santai dan sugesti merasa lebih jantan. Di balik kegunaan atau manfaat rokok yang secuil itu terkandung bahaya yang sangat besar bagi orang yang merokok maupun orang di sekitar perokok yang bukan perokok.
1. Asap rokok mengandung kurang lebih 4000 bahan kimia yang 200 diantaranya beracun dan 43 jenis lainnya dapat menyebabkan kanker bagi tubuh. Beberapa zat yang sangat berbahaya yaitu tar, nikotin, karbon monoksida, dsb.
2. Asap rokok yang baru mati di asbak mengandung tiga kali lipat bahan pemicu kanker di udara dan 50 kali mengandung bahan pengeiritasi mata dan pernapasan. Semakin pendek rokok semakin tinggi kadar racun yang siap melayang ke udara. Suatu tempat yang dipenuhi polusi asap rokok adalah tempat yang lebih berbahaya daripada polusi di jalanan raya yang macet.
3. Seseorang yang mencoba merokok biasanya akan ketagihan karena rokok bersifat candu yang sulit dilepaskan dalam kondisi apapun. Seorang perokok berat akan memilih merokok daripada makan jika uang yang dimilikinya terbatas.
4. Harga rokok yang mahal akan sangat memberatkan orang yang tergolong miskin, sehingga dana kesejahteraan dan kesehatan keluarganya sering dialihkan untuk membeli rokok. Rokok dengan merk terkenal biasanya dimiliki oleh perusahaan rokok asing yang berasal dari luar negeri, sehingga uang yang dibelanjakan perokok sebagaian akan lari ke luar negeri yang mengurangi devisa negara. Pabrik rokok yang mempekerjakan banyak buruh tidak akan mampu meningkatkan taraf hidup pegawainya, sehingga apabila pabrik rokok ditutup para buruh dapat dipekerjakan di tempat usaha lain yang lebih kreatif dan mendatangkan devisa.
5. Sebagian perokok biasanya akan mengajak orang lain yang belum merokok untuk merokok agar merasakan penderitaan yang sama dengannya, yaitu terjebak dalam ketagihan asap rokok yang jahat. Sebagian perokok juga ada yang secara sengaja merokok di tempat umum agar asap rokok yang dihembuskan dapat terhirup orang lain, sehingga orang lain akan terkena penyakit kanker.
6. Kegiatan yang merusak tubuh adalah perbuatan dosa, sehingga rokok dapat dikategorikan sebagai benda atau barang haram yang harus dihindari dan dijauhi sejauh mungkin. Ulama atau ahli agama yang merokok mungkin akan memiliki persepsi yang berbeda dalam hal ini.
Dan pengaruh rokok bagi wanita
pengaruh rokok terhadap sistem reproduksi wanita bukan tidak ada. Wanita perokok memiliki risiko menjadi infertil (mandul) dan kemungkinan menopause lebih awal. Bahkan sering terjadi hamil di luar kandungan, hingga bayi dengan berat badan rendah.
Bukan hanya itu wanita perokok juga sangat dimungkinkan terserang kanker mulut rahim, pendarahan tekanan darah tinggi, dan berisiko mendapatkan bayi lahir cacat.
Disisi lain risiko penyakit jantung pada wanita perokok lebih tinggi, terutama pada mereka yang menggunakan kontrasepsi oral.
Penelitian yang dilakukan oleh Dr. Olson juga menunjukkan bahwa para wanita yang mulai merokok sebelum mengalami kehamilan pertama akan memiliki risiko terkena kanker payudara setelah masa menopause.
Sementara bagi wanita yang mengawali kebiasaan merokok setelah melahirkan anak pertama tidak memiliki kecenderungan terkena kanker payudara bila dibandingkan dengan mereka yang tidak pernah merokok.
Bagaimana cara menghilangkanya ????
Untuk dapat berhenti merokok harus dimulai dengan merubah sikap dan pola pikir mengenai rokok. Rokok bersifat adiktif atau candu. Dan adiksi selalu berkaitan dengan penyangkalan. Kita seringkali menggunakan penyangkalan saat harus dihadapkan pada pilihan untuk berhenti merokok
Sisa hasil Usaha
1. Pendapatan / penerimaan
Pendapatan pada perhitungan hasil usaha sebuah koperasi terdapat beberapa karateristik sebagai berikut :
Pendapatan yang timbul dari transaksi penjualan produk atau penyerahan jasa kepada anggota dan bukan anggota .
Pendapatan tertentu yang realisasi penerimaannya masih tergantung pada persyaratan/ ketentuan yang ditetapkan. Contoh free kopersi yang diperoleh dari penyaluran ,dan pengadaan komoditi program seperti free pangan, free gula, free pupuk dan lain-lainnya .
2. Beban
Beberapa karakteristik beban pokok dan beban pada koperasi adalah sebagai berikut :
Beban anggota pokok penjualan produk kepada anggota dan bukan anggota .
Beban yang terjadi karena aktivitas kopersi dalam kaitanya dengan program-program pemerintah .
Beban pada hakekatnya dapat dipisahkan menjadi beban untuk kegiatan pelayanan kepada buakn anggota .
Pola Manajeman Koperasi
Telah diuraikan bahwa manajeman kopersi adalah gaya manajemne partisipatif . pola umum manajemen yang partisipatif tersebut menggambarkan adanya interaksi pada unsur manajemen kopersi. A.H Gophar2 mengatakan bahwa koperasi pada dasarnya dapat di telaah dari 3 sudut pandang yaitu organisasi , proses, dan gaya .
Dari sudut pandang oraganisasi, manajemen koperasi terbentuk 3 unsur : anggota, penggurus dan karyawan . Dari sudut pandang proses manajemen koperasi lebih mengutamakan demokrasi dalam pengambilan keputusan . Dan terakhir dari sudut pandang gaya manajeman koperasi menganut gaya partisipasif , dimana posisi anggota di tempatkan sebagai subjek dari manajemen yang aktif .
Permodalan Koperasi
Menurut laporan pertanggungjawaban pengurus koperasi INSKO diperoleh data kinerja koperasi INSKO pada tahun buku 1996 sebagai berikut :
No. Indikator Kinerja 1995 1996
1. jumlah naggota 125 138
2. modal sendiri 345.425 374.858
a. simpanan anggota 71.000 73.300
b. Donasi 213.900 226.800
c. cadangan 60.525 74.758
3. Piutang 352.332 340.357
4. Hutang 124.848 170.868
5. volume usaha 544.022 579.688
6. sisa hasil usaha 31.437 30.716
7. penggurus/pengelola 12 12
Koperasi INSKO menerima simpanan wajib setiap bilamya dari anggota sebesar Rp. 1.500,00 pe orang per bulan . keluar masuk anggota relatif kecil. Adapun usahanya adalah bersifat multipurpose .
Bentuk dan Jenis Koperasi di Indonesia
Pada pasal 15 UU No. 12 th. 1992 menyatakan bahwa koperasi dapat dibentuk menjadi koperasi primer dan koperasi sekunder .
Koperasi primer adalah kopersi yang didirikan oleh dan beranggotakan orang seorang . kopersi ini dibentuk sekurang-kuranganya 20 orang .
Koperasi Sekunder adalah koperasi yang didiriakn oleh dan beranggotakan kopersi .
Koperasi sekunder dapat didirikan oleh koperasi sejenis maupun berbagai jenis atau tingkatan. Jika dilihat pada pasal 15 & 16 UU No. 12 thn. 1967. maka dapat diketahui empat tingkatan organisasi koperasi yang didasarkan atau disesuaikan dengan tingkat daerah admin pemerintah yaitu sebagai berikut :
koperasi primer dibentuk sekurang-kurangnya 20 orang sebagaimana dalam undang-undang
pusat koperasi dibentuk sekurang-kurangnya 5 kop primer yang berbadan hukum tingkat kabupaten
gabungan koperasi sekurang-kurangnya 3 gabungan koperasi ono daerah tingkat provinsi
induk kopersi sekurang-kurangnya 3 ibukota Negara RI
Jenis Koperasi
Koperasi sekolah
Koperasi ini sebagai badan usaha berbadan hukum . hal ini disebabkan pelajar,siswa di persamakan dianggap belum mampu melakukan tindakan hukum .
Koperasi ini didirikan dengan tujuan :
* Mendidik, menanamkan dan memelihara suatu kesadaran hidup bergotong royong
* Menumpuk rasa cinta pada sekolah
* Memelihara dan mengembangkan usaha dan ketrampilan
* Menanamkan rasa tanggung jawab murid
* Memelihara hubungan baik & saling pengertian dalam kel. Sekolah
Koperasi Desa
Koperasi yang anggota-anggota terdiri dari penduduk desa yang mempunyai kepentingan-kepentingan yang sama .
Dalam satu desa, cukup diadakan satu koperasi desa saja yang menyelenggarakan bermacam-macam usaha antara lain :
* Penggarapan tanah
* Pembeli alat-alat pertanian
* Pembeli pupuk
* Transportasi
* Kebutuhan sehari-hari
* Simpan pinjam
* Penjual bersama
* Kerajianan lain2
Program Pemerintah
Dana bergulir masuk belanja modal nonpermanen, kredit usaha rakyat hadapi banyak hambatan. Kementerian Negara Koperasi dan UKM, sebagai instansi pemberdayaan gerakan koperasi dan usaha mikro, kecil menengah, pada tahun ini memulai peranannya tanpa sesumbar mencapai target tertentu. Ada dua hal membuat instansi tersebut tampak kurang bergairah dalam pelaksanaan program-programnya. Pertama, karena anggaran yang terbatas, yakni sekitar Rp749,8 miliar. Dibandingkan dengan anggaran 2008 yang mencapai Rp1,14 triliun, alokasi dana pada tahun ini turun 34,28%. Kedua, seluruh pembiayaan dana bergulir yang sebelumnya ditangani unit eselon I, dialihkan ke badan layanan umum (BLU) bentukan institusi tersebut, yakni Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB). Praktis aktivitas pembiayaan dana bergulir yang menjadi aktivitas eselon I, berpindah ke LPDB. Di luar itu, sedikit program yang berjalan dibiayai oleh nonpembiayaan dana bergulir, seperti dana yang sifatnya hibah, untuk pameran produk kreatif yang menjadi andalan baru industri Indonesia.
Tahun ini, Kementerian Negara Koperasi dan UKM tercatat mengikutkan sejumlah produk kreatif ke pameran luar negeri seperti furnitur, home furnishing, garmen, perhiasan, dan produk herbal. Produk semacam itu memiliki pasar di Eropa, seperti Bulgaria dan Polandia. Selain itu ke Timur Tengah, terutama ke Dubai, Uni Emirat Arab. Tahun sebelumnya pemasaran ke Timur Tengah tidak terealisasi. Negara lain yang disasar adalah Malaysia, Hong Kong, Tunisia, dan Vietnam. Di samping itu, program penguatan koperasi dan pedagang juga diperkuat dengan program renovasi pasar tradisional. Ada lima pasar yang didanai dengan APBN, yakni pasar tradisional di Mobagu (Sulawesi Utara), Karang Asem (Bali), Sampang (Jawa Timur), Banjar Negara dan Wonosobo (Jawa Tengah) dibangun. Belakangan, program revitalisasi pasar tradisional melalui peran koperasi mendapatkan suntikan pembiayaan baru dari dana stimulus fiskal. Dengan pembiayaan ini, sebanyak 90 pasar tradisional diperbarui. Pengembangan pasar tradisional merupakan strategi lain bagi pemerintah untuk meningkatkan sektor ekonomi di perdesaan. Sedangkan andalan utama bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat adalah pembiayaan kegiatan seluruh sektor riil. Hanya, ketika institusi induk pemberdayaan koperasi dan usaha kecil sedang lesu darah, sang anak kandung Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) yang diwarisi dana bergulir tidak bisa sepenuhnya menjalankan perannya. Berdasarkan laporan LPDB, rendahnya pencairan dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Pertama, proses pengalihan dan pengembalian dana bergulir yang terlambat. Dari target penyaluran secara keseluruhan Rp212,2 miliar, pada 6 November 2009 dana yang sudah dialihkan dan dikembalikan baru Rp172,5 miliar. Kedua, kendala pelaksanaan skema sehingga diperlukan penyesuaian alokasi dan skema. Pada tahap awal, penyaluran dana bergulir dilakukan dengan menggandeng bank. Ketiga, dana bergulir dari APBN-2009 baru masuk ke LPDB pada 4 September 2009, sehingga penyalurannya baru efektif mulai pekan ke-2 September. Berdasarkan data per 12 November 2009, realisasi pencairan dana bergulir melalui koperasi hanya Rp101,89 miliar, atau 15,78% dari rencana pada tahun ini Rp645 miliar. Dana sebesar itu diterima oleh 519 koperasi, atau sekitar 17,27% dari 3.005 unit koperasi yang ditargetkan.
LPDB tersebut tidak bisa bergerak bebas, mengingat dana bergulir yang dikelola sesuai dengan PMK No.99 Tahun 2008 itu harus dikembalikan kepada negara, karena masuk dalam pos belanja modal, dan harus dipertanggungjawabkan dalam neraca keuangan.
Di samping dana bergulir, sektor usaha kecil memiliki sumber pembiayaan kredit usaha rakyat yang digencarkan oleh pemerintah. Dana ini sesungguhnya milik perbankan, adapun pemerintah hanya menyediakan jaminan pengganti agunan bagi usaha kecil.
Penyaluran kredit usaha rakyat ditargetkan mencapai Rp20 triliun per tahun. Setidaknya ini menjadi angin segar bagi sektor riil. Pemerintah optimistis menyalurkan target Rp20 triliun setahun setelah 15 BPD menyatakan siap menjadi peserta program dengan kapasitas penyalur. Total alokasi dana KUR hingga 2014 sebesar Rp100 triliun.
Untuk membuktikan keberpihakan terhadap pelaku ekonomi skala UMKM, enam bank penyalur sejak periode pertama bersama 13 BPD diharapkan bisa merealisasi penyaluran. Dengan asumsi penambahan bank bisa dilakukan secara bertahap, realisasi Rp100 triliiun menjadi pertaruhan pemerintah. Enam bank yang sejak 2007 menyalurkan KUR adalah Bank BRI, Bank BNI, Bank Mandiri, dan Bank BTN, Bank Syariah Mandiri, dan Bank Bukopin. Beberapa bank swasta sempat masuk nominasi, tetapi belum mendapat mandat, yakni Bank BCA, Bank Mega, Bank Panin, Bank Nagari, Bank Niaga, dan Bank Danamon. Perbankan yang terlibat setuju dengan mekanisme pinjaman hingga Rp5 juta tidak dikenai agunan tambahan. Selain itu akses KUR juga tidak mutlak hanya untuk debitor baru. UMKM sebagai debitur yang telah mengakses, masih diperkenankan mengakses ulang.
1. Pendapatan / penerimaan
Pendapatan pada perhitungan hasil usaha sebuah koperasi terdapat beberapa karateristik sebagai berikut :
Pendapatan yang timbul dari transaksi penjualan produk atau penyerahan jasa kepada anggota dan bukan anggota .
Pendapatan tertentu yang realisasi penerimaannya masih tergantung pada persyaratan/ ketentuan yang ditetapkan. Contoh free kopersi yang diperoleh dari penyaluran ,dan pengadaan komoditi program seperti free pangan, free gula, free pupuk dan lain-lainnya .
2. Beban
Beberapa karakteristik beban pokok dan beban pada koperasi adalah sebagai berikut :
Beban anggota pokok penjualan produk kepada anggota dan bukan anggota .
Beban yang terjadi karena aktivitas kopersi dalam kaitanya dengan program-program pemerintah .
Beban pada hakekatnya dapat dipisahkan menjadi beban untuk kegiatan pelayanan kepada buakn anggota .
Pola Manajeman Koperasi
Telah diuraikan bahwa manajeman kopersi adalah gaya manajemne partisipatif . pola umum manajemen yang partisipatif tersebut menggambarkan adanya interaksi pada unsur manajemen kopersi. A.H Gophar2 mengatakan bahwa koperasi pada dasarnya dapat di telaah dari 3 sudut pandang yaitu organisasi , proses, dan gaya .
Dari sudut pandang oraganisasi, manajemen koperasi terbentuk 3 unsur : anggota, penggurus dan karyawan . Dari sudut pandang proses manajemen koperasi lebih mengutamakan demokrasi dalam pengambilan keputusan . Dan terakhir dari sudut pandang gaya manajeman koperasi menganut gaya partisipasif , dimana posisi anggota di tempatkan sebagai subjek dari manajemen yang aktif .
Permodalan Koperasi
Menurut laporan pertanggungjawaban pengurus koperasi INSKO diperoleh data kinerja koperasi INSKO pada tahun buku 1996 sebagai berikut :
No. Indikator Kinerja 1995 1996
1. jumlah naggota 125 138
2. modal sendiri 345.425 374.858
a. simpanan anggota 71.000 73.300
b. Donasi 213.900 226.800
c. cadangan 60.525 74.758
3. Piutang 352.332 340.357
4. Hutang 124.848 170.868
5. volume usaha 544.022 579.688
6. sisa hasil usaha 31.437 30.716
7. penggurus/pengelola 12 12
Koperasi INSKO menerima simpanan wajib setiap bilamya dari anggota sebesar Rp. 1.500,00 pe orang per bulan . keluar masuk anggota relatif kecil. Adapun usahanya adalah bersifat multipurpose .
Bentuk dan Jenis Koperasi di Indonesia
Pada pasal 15 UU No. 12 th. 1992 menyatakan bahwa koperasi dapat dibentuk menjadi koperasi primer dan koperasi sekunder .
Koperasi primer adalah kopersi yang didirikan oleh dan beranggotakan orang seorang . kopersi ini dibentuk sekurang-kuranganya 20 orang .
Koperasi Sekunder adalah koperasi yang didiriakn oleh dan beranggotakan kopersi .
Koperasi sekunder dapat didirikan oleh koperasi sejenis maupun berbagai jenis atau tingkatan. Jika dilihat pada pasal 15 & 16 UU No. 12 thn. 1967. maka dapat diketahui empat tingkatan organisasi koperasi yang didasarkan atau disesuaikan dengan tingkat daerah admin pemerintah yaitu sebagai berikut :
koperasi primer dibentuk sekurang-kurangnya 20 orang sebagaimana dalam undang-undang
pusat koperasi dibentuk sekurang-kurangnya 5 kop primer yang berbadan hukum tingkat kabupaten
gabungan koperasi sekurang-kurangnya 3 gabungan koperasi ono daerah tingkat provinsi
induk kopersi sekurang-kurangnya 3 ibukota Negara RI
Jenis Koperasi
Koperasi sekolah
Koperasi ini sebagai badan usaha berbadan hukum . hal ini disebabkan pelajar,siswa di persamakan dianggap belum mampu melakukan tindakan hukum .
Koperasi ini didirikan dengan tujuan :
* Mendidik, menanamkan dan memelihara suatu kesadaran hidup bergotong royong
* Menumpuk rasa cinta pada sekolah
* Memelihara dan mengembangkan usaha dan ketrampilan
* Menanamkan rasa tanggung jawab murid
* Memelihara hubungan baik & saling pengertian dalam kel. Sekolah
Koperasi Desa
Koperasi yang anggota-anggota terdiri dari penduduk desa yang mempunyai kepentingan-kepentingan yang sama .
Dalam satu desa, cukup diadakan satu koperasi desa saja yang menyelenggarakan bermacam-macam usaha antara lain :
* Penggarapan tanah
* Pembeli alat-alat pertanian
* Pembeli pupuk
* Transportasi
* Kebutuhan sehari-hari
* Simpan pinjam
* Penjual bersama
* Kerajianan lain2
Program Pemerintah
Dana bergulir masuk belanja modal nonpermanen, kredit usaha rakyat hadapi banyak hambatan. Kementerian Negara Koperasi dan UKM, sebagai instansi pemberdayaan gerakan koperasi dan usaha mikro, kecil menengah, pada tahun ini memulai peranannya tanpa sesumbar mencapai target tertentu. Ada dua hal membuat instansi tersebut tampak kurang bergairah dalam pelaksanaan program-programnya. Pertama, karena anggaran yang terbatas, yakni sekitar Rp749,8 miliar. Dibandingkan dengan anggaran 2008 yang mencapai Rp1,14 triliun, alokasi dana pada tahun ini turun 34,28%. Kedua, seluruh pembiayaan dana bergulir yang sebelumnya ditangani unit eselon I, dialihkan ke badan layanan umum (BLU) bentukan institusi tersebut, yakni Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB). Praktis aktivitas pembiayaan dana bergulir yang menjadi aktivitas eselon I, berpindah ke LPDB. Di luar itu, sedikit program yang berjalan dibiayai oleh nonpembiayaan dana bergulir, seperti dana yang sifatnya hibah, untuk pameran produk kreatif yang menjadi andalan baru industri Indonesia.
Tahun ini, Kementerian Negara Koperasi dan UKM tercatat mengikutkan sejumlah produk kreatif ke pameran luar negeri seperti furnitur, home furnishing, garmen, perhiasan, dan produk herbal. Produk semacam itu memiliki pasar di Eropa, seperti Bulgaria dan Polandia. Selain itu ke Timur Tengah, terutama ke Dubai, Uni Emirat Arab. Tahun sebelumnya pemasaran ke Timur Tengah tidak terealisasi. Negara lain yang disasar adalah Malaysia, Hong Kong, Tunisia, dan Vietnam. Di samping itu, program penguatan koperasi dan pedagang juga diperkuat dengan program renovasi pasar tradisional. Ada lima pasar yang didanai dengan APBN, yakni pasar tradisional di Mobagu (Sulawesi Utara), Karang Asem (Bali), Sampang (Jawa Timur), Banjar Negara dan Wonosobo (Jawa Tengah) dibangun. Belakangan, program revitalisasi pasar tradisional melalui peran koperasi mendapatkan suntikan pembiayaan baru dari dana stimulus fiskal. Dengan pembiayaan ini, sebanyak 90 pasar tradisional diperbarui. Pengembangan pasar tradisional merupakan strategi lain bagi pemerintah untuk meningkatkan sektor ekonomi di perdesaan. Sedangkan andalan utama bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat adalah pembiayaan kegiatan seluruh sektor riil. Hanya, ketika institusi induk pemberdayaan koperasi dan usaha kecil sedang lesu darah, sang anak kandung Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) yang diwarisi dana bergulir tidak bisa sepenuhnya menjalankan perannya. Berdasarkan laporan LPDB, rendahnya pencairan dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Pertama, proses pengalihan dan pengembalian dana bergulir yang terlambat. Dari target penyaluran secara keseluruhan Rp212,2 miliar, pada 6 November 2009 dana yang sudah dialihkan dan dikembalikan baru Rp172,5 miliar. Kedua, kendala pelaksanaan skema sehingga diperlukan penyesuaian alokasi dan skema. Pada tahap awal, penyaluran dana bergulir dilakukan dengan menggandeng bank. Ketiga, dana bergulir dari APBN-2009 baru masuk ke LPDB pada 4 September 2009, sehingga penyalurannya baru efektif mulai pekan ke-2 September. Berdasarkan data per 12 November 2009, realisasi pencairan dana bergulir melalui koperasi hanya Rp101,89 miliar, atau 15,78% dari rencana pada tahun ini Rp645 miliar. Dana sebesar itu diterima oleh 519 koperasi, atau sekitar 17,27% dari 3.005 unit koperasi yang ditargetkan.
LPDB tersebut tidak bisa bergerak bebas, mengingat dana bergulir yang dikelola sesuai dengan PMK No.99 Tahun 2008 itu harus dikembalikan kepada negara, karena masuk dalam pos belanja modal, dan harus dipertanggungjawabkan dalam neraca keuangan.
Di samping dana bergulir, sektor usaha kecil memiliki sumber pembiayaan kredit usaha rakyat yang digencarkan oleh pemerintah. Dana ini sesungguhnya milik perbankan, adapun pemerintah hanya menyediakan jaminan pengganti agunan bagi usaha kecil.
Penyaluran kredit usaha rakyat ditargetkan mencapai Rp20 triliun per tahun. Setidaknya ini menjadi angin segar bagi sektor riil. Pemerintah optimistis menyalurkan target Rp20 triliun setahun setelah 15 BPD menyatakan siap menjadi peserta program dengan kapasitas penyalur. Total alokasi dana KUR hingga 2014 sebesar Rp100 triliun.
Untuk membuktikan keberpihakan terhadap pelaku ekonomi skala UMKM, enam bank penyalur sejak periode pertama bersama 13 BPD diharapkan bisa merealisasi penyaluran. Dengan asumsi penambahan bank bisa dilakukan secara bertahap, realisasi Rp100 triliiun menjadi pertaruhan pemerintah. Enam bank yang sejak 2007 menyalurkan KUR adalah Bank BRI, Bank BNI, Bank Mandiri, dan Bank BTN, Bank Syariah Mandiri, dan Bank Bukopin. Beberapa bank swasta sempat masuk nominasi, tetapi belum mendapat mandat, yakni Bank BCA, Bank Mega, Bank Panin, Bank Nagari, Bank Niaga, dan Bank Danamon. Perbankan yang terlibat setuju dengan mekanisme pinjaman hingga Rp5 juta tidak dikenai agunan tambahan. Selain itu akses KUR juga tidak mutlak hanya untuk debitor baru. UMKM sebagai debitur yang telah mengakses, masih diperkenankan mengakses ulang.
Rabu, 03 November 2010
Konsep Koperasi
Konsep koperasi menyatakan bahwa kopersi merupakan organisasi swasta , yang dibentuk secara sukarela oleh orang-orang yang mempunyai persamaan kepetingan, dengan maksud mengurusi kepentingan para anggotanya serta menciptakan keuntungan timbal balik bagi anggota koperasi maupun perusahaan kopersi . unsur egoistik ini diimbangi dengan unsur positif sebagai berikut :
• Keinginan individual dapat dipuaskan dengan cara bekerja sama antarsesama anggota, dengan saling membantu dan saling menguntungkan.
• Setiap individu dengan ujuan yang sama dapat berpartisipasi untuk mendapatkan keuntungan dan menanggung resiko bersama .
• Hasil berupa surplus / keuntungan didistribusikan kepada anggota sesuai dengan metode yang sudah disepakati .
• Keuntungan yang belum didistribusikan akan dimasukan sebagai cadangan koperasi .
SEJARAH KOPERASI
Koperasi pertama di Indonesia adalah sebuah koperasi di leuwiliang, yang didirikan pada tanggal 16 desember 1895. Perlu dingat bahwa Indonesia baru mengenal perundang-undangan koperasi pada tahun 1915, yaitu dengan diterbitkannya “VORORDENING OP DE COOPERATIVE VERENINGING” kononklijk bersluit 7 April 1915, indisch staatsblad No. 431.
Pada tanggal 12 Juli 1947, diselenggarakan kongres gerakan koperasi se-jawa yang pertama di Tasikmalaya. Dalam kongres tersebut, diputuskan terbentuknya Sentral Organisasi koperasi Rakyat Indonesia yang disingkat SOKRI,menjadi tanggal 12 Juli sebagai Hari Koperasi serta menganjurkan diadakannya pendidikan operasi dikalangan penggurus, pegawai dan masyarakat.
Pada tahun 1960, pemerintah mengeluarkan pemgaturan pemerintah No. 147 tentang penyaluran bahan pokok dan menugaskan koperasi sebagai pelaksanaanya.
Pada tahun 1956, pemerintah mengeluarkan undang-undang No.14 tahun 1965, dimana prinsip NASAKOM diterapkan pada koperasi
Pengertian Koperasi
Koperasi adalah suatu perkumpulan yang beranggotakan orang-orang atau badan-badan yang memberikan kebebasan masuk dan keluar sebagai anggota dengan bekerja sama secara kekeluargaan menjalankan usaha, untuk mempertinggi kesejahteraan jasmaniah para anggotanya /koperasi adalah organisasi ekonomi yang berwatak sosial .
PRINSIP KOPERASI
NO GAGASAN UMUM PRINSIP-PRINIP KOPERASI
1. Menolong diri sendiri berdasarkan kesetiakawanan 1. Keanggotaan bersifat kenggotaan sukarela
2. Keangotaan terbuka
3. Penembangan anggota
4. Identitas sebagai pemilik dan pelanggan
2. Demokrasi 5. Manajemen dan pengawasan dilaksanakan secara demokratis
6. Koperasi sebagai kumpulan orang-orang
3. Kekuatan modal tidak diutamakan 7. Modal yang berkaitan dengan aspek sosial tidak dibagi
4. Ekonomi 8. Efisiensi ekonomi dari perusahan koperasi
9. Perkumpilan dengan sukarela
5. Kebebasan 10. Kbebasan dalam pengambilan keputusan dan penetapan tujuan
6. Keadilan 11. Pendistribusian yang adil dan merata akan hasil-hasil ekonomi
7. Memajukan kehidupan sosial melalui pendidikan 12. Pendidikan anggota
BENTUK ORGANISASI
Ciri – ciri organisasi koperasi sebagai berikut :
Terdapat sejumlah individu yang bersatu dalam suatu kelompok atas dasar sekurang-kurangnya satu kepentingan atau tujuan yang sama, yang disebut sebagai kelompok koperasi .
terdapat anggota-anggota koperasi yang bergabung dalam kelompok usaha untuk memperbaiki kondisi sosial ekonomi mereka sendiri, yang disebut sebagai swadaya dari kelompok koperasi .
anggota yang bergabung dalam koperasi memanfaatkan koperasi secara bersama, yang di sebut sebagai perusahaan koperasi.
koperasi sebagai perusahaan mempunyai tugas untuk menunjang kepentingan para anggota kelompok koperasi.
koperasi sebagai perusahaan mempunyai tugas untuk menunjang kepentingan para anggota kelompok koperasi, dengan cara menyediakan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh anggota dalam kegiatan ekonominya .
Fungsi koperasi
membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota [ada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosialnya .
berperan serta secara aktif dalam upaya mempertinggi kualits kehidupan manusia dan masyarakat.
memperoleh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian rakyat sebagai sokogurunya .
berusaha uintuk menyujudkan dan mengembangkan suatu perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi .
Tujuan Koperasi
Tujuannya adalah memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya mambagun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mawujudnkan masyarakat yang adil dan makmur berlandaskan pancasila dan UUD 45
Contoh koperasi dalam lingkungan sekolah

Dari gambar diatas . gambar ini diambil pada tanggal 29 oktober 2010 dari salah satu sekolah yang berada di Jakarta barat .
Koperasi ini menyediakan :
alat-alat tulis
minuiman dingin
alat-alat p3k
beberapa cemilan-cemilan ringan ( chiki,coklat,wafer,roti,permen, dll )
Pemasukan dari koperasi ini sehari bisa mencapai omset Rp. 400.000,- dan buka mulai dari 08.00-05.00 WIB .
Ada beberapa resiko yang bisa terjadi dalam sebuah koperasi contohnya jika anak sekolah diam-diam tidak membayar kemungkinan besar para penjaga yang tak lain anggota sekolah dengan terpaksa menombok . kira-kira Rp. 15.000,-
Koperasi ini juga tiap minggu bisa mengisi stok mulai dari 40-50 kali .
Konsep koperasi menyatakan bahwa kopersi merupakan organisasi swasta , yang dibentuk secara sukarela oleh orang-orang yang mempunyai persamaan kepetingan, dengan maksud mengurusi kepentingan para anggotanya serta menciptakan keuntungan timbal balik bagi anggota koperasi maupun perusahaan kopersi . unsur egoistik ini diimbangi dengan unsur positif sebagai berikut :
• Keinginan individual dapat dipuaskan dengan cara bekerja sama antarsesama anggota, dengan saling membantu dan saling menguntungkan.
• Setiap individu dengan ujuan yang sama dapat berpartisipasi untuk mendapatkan keuntungan dan menanggung resiko bersama .
• Hasil berupa surplus / keuntungan didistribusikan kepada anggota sesuai dengan metode yang sudah disepakati .
• Keuntungan yang belum didistribusikan akan dimasukan sebagai cadangan koperasi .
SEJARAH KOPERASI
Koperasi pertama di Indonesia adalah sebuah koperasi di leuwiliang, yang didirikan pada tanggal 16 desember 1895. Perlu dingat bahwa Indonesia baru mengenal perundang-undangan koperasi pada tahun 1915, yaitu dengan diterbitkannya “VORORDENING OP DE COOPERATIVE VERENINGING” kononklijk bersluit 7 April 1915, indisch staatsblad No. 431.
Pada tanggal 12 Juli 1947, diselenggarakan kongres gerakan koperasi se-jawa yang pertama di Tasikmalaya. Dalam kongres tersebut, diputuskan terbentuknya Sentral Organisasi koperasi Rakyat Indonesia yang disingkat SOKRI,menjadi tanggal 12 Juli sebagai Hari Koperasi serta menganjurkan diadakannya pendidikan operasi dikalangan penggurus, pegawai dan masyarakat.
Pada tahun 1960, pemerintah mengeluarkan pemgaturan pemerintah No. 147 tentang penyaluran bahan pokok dan menugaskan koperasi sebagai pelaksanaanya.
Pada tahun 1956, pemerintah mengeluarkan undang-undang No.14 tahun 1965, dimana prinsip NASAKOM diterapkan pada koperasi
Pengertian Koperasi
Koperasi adalah suatu perkumpulan yang beranggotakan orang-orang atau badan-badan yang memberikan kebebasan masuk dan keluar sebagai anggota dengan bekerja sama secara kekeluargaan menjalankan usaha, untuk mempertinggi kesejahteraan jasmaniah para anggotanya /koperasi adalah organisasi ekonomi yang berwatak sosial .
PRINSIP KOPERASI
NO GAGASAN UMUM PRINSIP-PRINIP KOPERASI
1. Menolong diri sendiri berdasarkan kesetiakawanan 1. Keanggotaan bersifat kenggotaan sukarela
2. Keangotaan terbuka
3. Penembangan anggota
4. Identitas sebagai pemilik dan pelanggan
2. Demokrasi 5. Manajemen dan pengawasan dilaksanakan secara demokratis
6. Koperasi sebagai kumpulan orang-orang
3. Kekuatan modal tidak diutamakan 7. Modal yang berkaitan dengan aspek sosial tidak dibagi
4. Ekonomi 8. Efisiensi ekonomi dari perusahan koperasi
9. Perkumpilan dengan sukarela
5. Kebebasan 10. Kbebasan dalam pengambilan keputusan dan penetapan tujuan
6. Keadilan 11. Pendistribusian yang adil dan merata akan hasil-hasil ekonomi
7. Memajukan kehidupan sosial melalui pendidikan 12. Pendidikan anggota
BENTUK ORGANISASI
Ciri – ciri organisasi koperasi sebagai berikut :
Terdapat sejumlah individu yang bersatu dalam suatu kelompok atas dasar sekurang-kurangnya satu kepentingan atau tujuan yang sama, yang disebut sebagai kelompok koperasi .
terdapat anggota-anggota koperasi yang bergabung dalam kelompok usaha untuk memperbaiki kondisi sosial ekonomi mereka sendiri, yang disebut sebagai swadaya dari kelompok koperasi .
anggota yang bergabung dalam koperasi memanfaatkan koperasi secara bersama, yang di sebut sebagai perusahaan koperasi.
koperasi sebagai perusahaan mempunyai tugas untuk menunjang kepentingan para anggota kelompok koperasi.
koperasi sebagai perusahaan mempunyai tugas untuk menunjang kepentingan para anggota kelompok koperasi, dengan cara menyediakan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh anggota dalam kegiatan ekonominya .
Fungsi koperasi
membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota [ada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosialnya .
berperan serta secara aktif dalam upaya mempertinggi kualits kehidupan manusia dan masyarakat.
memperoleh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian rakyat sebagai sokogurunya .
berusaha uintuk menyujudkan dan mengembangkan suatu perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi .
Tujuan Koperasi
Tujuannya adalah memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya mambagun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mawujudnkan masyarakat yang adil dan makmur berlandaskan pancasila dan UUD 45
Contoh koperasi dalam lingkungan sekolah

Dari gambar diatas . gambar ini diambil pada tanggal 29 oktober 2010 dari salah satu sekolah yang berada di Jakarta barat .
Koperasi ini menyediakan :
alat-alat tulis
minuiman dingin
alat-alat p3k
beberapa cemilan-cemilan ringan ( chiki,coklat,wafer,roti,permen, dll )
Pemasukan dari koperasi ini sehari bisa mencapai omset Rp. 400.000,- dan buka mulai dari 08.00-05.00 WIB .
Ada beberapa resiko yang bisa terjadi dalam sebuah koperasi contohnya jika anak sekolah diam-diam tidak membayar kemungkinan besar para penjaga yang tak lain anggota sekolah dengan terpaksa menombok . kira-kira Rp. 15.000,-
Koperasi ini juga tiap minggu bisa mengisi stok mulai dari 40-50 kali .
Langganan:
Postingan (Atom)